Pembukaan Pelatihan
Pembukaan Pelatihan Oleh Bapak Wakil Bupati Kab. Hulu Sungai Utara.
Penyematan Tanda Peserta
Penyematan tanda peserta siswa-siswi pelatihan LLK-UKM Amuntai Oleh Bapak Wakil Bupati Kab. HSU.
Pendaftaran Pelatihan
Penerimaan pendaftaran calon peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi LLK Amuntai Kab.HSU.
Tes Tertulis dan Wawancara
Pelaksanaan Seleksi Tes Tertulis dan Wawancara LLK Amuntai Kab. HSU.
Praktikum
Praktikum di Lab. Kejuruan Komputer.
Tuesday, May 28, 2013
Wednesday, February 15, 2012
cerita humor lucu dewasa
===========================================
Ridwan datang ke kantor dengan dua mata lebam. Sontak teman-temannya bertanya apa yang terjadi dengan dirinya.
“Ceritanya begini.. Saya kemarin antri di belakang wanita tinggi besar. Saya lihat rok wanita itu terjepit diantara belahan pantatnya. Lalu saya tarik agar terlihat rapi. Eh, dia malah berbalik arah dan meninju mata kiri saya”.
“Lalu kenapa dgn mata kananmu ?” tanya teman-temannya
“Saya pikir dia tidak suka jika rok-nya dikeluarkan, karena itu saya masukkan lagi rok-nya
============================================
Sepasang pengantin baru mengalami gangguan kesehatan. Setelah diperiksa dengan teliti, dokter menyimpulkan hal itu disebabkan frekuensi hubungan seks yang terlalu tinggi buat mereka.
“Sebaiknya untuk sementara kalian batasi dulu kegiatan seks kalian, tiga kali saja seminggu. Untuk memudahkan mengingat, saya sarankan untuk melakukan hubungan intim hanya pada hari yang berawalan dengan S, yaitu Senin, Selasa dan Sabtu,” saran dokter.
Akan tetapi pada malam ketiga puasa si suami horni berat. Ia mencumbu istrinya yang sedang tidur sampai terbangun.
“Hari apa ini Mas?” tanya si istri.
“Sum’at.”
==================================
Sepasang kekasih yang hendak menikah sedang berkencan.
Si cewek berbisik pada kekasihnya, “Sekarang waktunya kita saling jujur agar kelak kita tidak kecewa.” Cowok mengangguk.
“Sesungguhnya dada saya rata seperti papan. Kalau kau tidak suka katakan saja. Kita bisa batalkan rencana pernikahan ini. Saya siap menghadapinya”, kata cewek.
Cowok dengan lemah lembut menjawab, “Itu tidak masalah. Bagiku seks bukanlah hal yang penting, Tetapi cinta kasih”
Cewek pun lega mendengarkannya.
“Saya juga perlu mengatakan sesuatu sejujurnya padamu.”, sambut cowok. Cewek mengangguk tersenyum. “Sesungguhnya ‘anu’ saya seperti bayi…”, kata cowok.
“Sstt…sudahlah itu tidak soal. Bagiku seks bukanlah hal yang penting. Tetapi cinta kasih.”, sahut cewek.
Cowok pun lega mendengarkannya.
Malam pengantin tiba. Cewek mulai membuka baju dan tampaklah dadanya yang memang benar-benar rata. Cowok hanya tersenyum melihatnya. Kemudian cowok mulai membuka celananya sehingga tampaklah ‘anu’nya. Melihat itu cewek menjerit dan pingsan. Setelah siuman si cewek bertanya, “Kau katakan punyamu seperti bayi…?”
“Yah memang seperti bayi, panjang 50 cm dan berat 3 kg”
===============================================
Ridwan datang ke kantor dengan dua mata lebam. Sontak teman-temannya bertanya apa yang terjadi dengan dirinya.
“Ceritanya begini.. Saya kemarin antri di belakang wanita tinggi besar. Saya lihat rok wanita itu terjepit diantara belahan pantatnya. Lalu saya tarik agar terlihat rapi. Eh, dia malah berbalik arah dan meninju mata kiri saya”.
“Lalu kenapa dgn mata kananmu ?” tanya teman-temannya
“Saya pikir dia tidak suka jika rok-nya dikeluarkan, karena itu saya masukkan lagi rok-nya
============================================
Sepasang pengantin baru mengalami gangguan kesehatan. Setelah diperiksa dengan teliti, dokter menyimpulkan hal itu disebabkan frekuensi hubungan seks yang terlalu tinggi buat mereka.
“Sebaiknya untuk sementara kalian batasi dulu kegiatan seks kalian, tiga kali saja seminggu. Untuk memudahkan mengingat, saya sarankan untuk melakukan hubungan intim hanya pada hari yang berawalan dengan S, yaitu Senin, Selasa dan Sabtu,” saran dokter.
Akan tetapi pada malam ketiga puasa si suami horni berat. Ia mencumbu istrinya yang sedang tidur sampai terbangun.
“Hari apa ini Mas?” tanya si istri.
“Sum’at.”
==================================
Sepasang kekasih yang hendak menikah sedang berkencan.
Si cewek berbisik pada kekasihnya, “Sekarang waktunya kita saling jujur agar kelak kita tidak kecewa.” Cowok mengangguk.
“Sesungguhnya dada saya rata seperti papan. Kalau kau tidak suka katakan saja. Kita bisa batalkan rencana pernikahan ini. Saya siap menghadapinya”, kata cewek.
Cowok dengan lemah lembut menjawab, “Itu tidak masalah. Bagiku seks bukanlah hal yang penting, Tetapi cinta kasih”
Cewek pun lega mendengarkannya.
“Saya juga perlu mengatakan sesuatu sejujurnya padamu.”, sambut cowok. Cewek mengangguk tersenyum. “Sesungguhnya ‘anu’ saya seperti bayi…”, kata cowok.
“Sstt…sudahlah itu tidak soal. Bagiku seks bukanlah hal yang penting. Tetapi cinta kasih.”, sahut cewek.
Cowok pun lega mendengarkannya.
Malam pengantin tiba. Cewek mulai membuka baju dan tampaklah dadanya yang memang benar-benar rata. Cowok hanya tersenyum melihatnya. Kemudian cowok mulai membuka celananya sehingga tampaklah ‘anu’nya. Melihat itu cewek menjerit dan pingsan. Setelah siuman si cewek bertanya, “Kau katakan punyamu seperti bayi…?”
“Yah memang seperti bayi, panjang 50 cm dan berat 3 kg”
===============================================
Paijo Vs Bule
Suatu hari ada bule kehilangan sepeda motornya yg baru saja di parkir di depan toko di sekitar jalan Malioboro Yogya.
Lalu dia bertanya ke seseorang yg saat itu kebetulan berada di tempat parkir, namanya Paijo, apakah dia ngeliat orang yg ngambil sepeda motornya.
Paijo bilang,"Yes, he use to table square-square. Worth he fast-fast go without any wet expire."
Maksudnya: "Iya, dia memakai kemeja kotak-kotak. Pantes dia cepat-cepat pergi tanpa basa basi".
Lalu dengan sok berwibawa Paijo menasehati, "Sir, different river, if park bicycle motor liver-liver yes ?"
Maksudnya: "Tuan, lain kali kalo parkir sepeda motor hati-hati ya ?"
Tapi bule itu diam saja karena karena nggak tau mau menjawab apa,
sehingga Paijo jadi ngedumel: "Basic bule!"
Maksudnya: Dasar bule!
Karena ngga tau harus ngomong apa lagi, si bule tersebut ngeloyor pergi dan dengan pe-de nya Paijo bilang, "Breasttttt!" sambil melambaikan tangannya.
Maksudnya: Dadaaaaa
Lalu dia bertanya ke seseorang yg saat itu kebetulan berada di tempat parkir, namanya Paijo, apakah dia ngeliat orang yg ngambil sepeda motornya.
Paijo bilang,"Yes, he use to table square-square. Worth he fast-fast go without any wet expire."
Maksudnya: "Iya, dia memakai kemeja kotak-kotak. Pantes dia cepat-cepat pergi tanpa basa basi".
Lalu dengan sok berwibawa Paijo menasehati, "Sir, different river, if park bicycle motor liver-liver yes ?"
Maksudnya: "Tuan, lain kali kalo parkir sepeda motor hati-hati ya ?"
Tapi bule itu diam saja karena karena nggak tau mau menjawab apa,
sehingga Paijo jadi ngedumel: "Basic bule!"
Maksudnya: Dasar bule!
Karena ngga tau harus ngomong apa lagi, si bule tersebut ngeloyor pergi dan dengan pe-de nya Paijo bilang, "Breasttttt!" sambil melambaikan tangannya.
Maksudnya: Dadaaaaa
Mengecoh Monyet - Cerita Lucu Abu Nawas
Abu Nawas sedang berjalan-jalan santai. Ada kerumunan masa. abu nawas bertanya kepada seorang kawan yang kebetulan berjumpa di tengah jalan.
“Ada kerumunan apa di sana?” tanya abu nawas.
“Pertunjukkan keliling yang melibatkan monyet ajaib.”
“Apa maksudmu dengan monyet ajaib?” kata abu nawas ingin tahu.
“Monyet yang bisa mengerti bahasa manusia, dan yang lebih menakjubkan adalah monyet itu hanya mau tunduk kepada pemiliknya saja.” kata kawan abu nawas menambahkan.
Abu Nawas makin tertarik. la tidak tahan untuk menyaksikan kecerdikan dan keajaiban binatang raksasa itu.
Kini abu nawas sudah berada di tengah kerumunan para penonton. Karena begitu banyak penonton yang menyaksikan pertunjukkan itu, sang pemilik monyet dengan bangga menawarkan hadiah yang cukup besar bagi siapa saja yang sanggup membuat monyet itu mengangguk-angguk.
Tidak heran bila banyak diantara para penonton mencoba maju satu persatu. Mereka berupaya dengan beragam cara untuk membuat monyet itu mengangguk-angguk, tetapi sia-sia. Monyet itu tetap menggeleng-gelengkan kepala.
Melihat kegigihan monyet itu abu nawas semakin penasaran. Hingga ia maju untuk mencoba. Setelah berhadapan dengan binatang itu abu nawas bertanya, “Tahukah engkau siapa aku?” Monyet itu menggeleng.
“Apakah engkau tidak takut kepadaku?” tanya abu nawas lagi. Namun monyet itu tetap menggeleng.
“Apakah engkau takut kepada tuanmu?” tanya abu nawas memancing. Monyet itu mulai ragu.
“Bila engkau tetap diam maka akan aku laporkan kepada tuanmu.” lanjut abu nawas mulai mengancam. Akhirnya monyet itu terpaksa mengangguk-angguk.
Atas keberhasilan abu nawas membuat monyet itu mengangguk-angguk maka ia mendapat hadiah berupa uang yang banyak. Bukan main marah pemilik monyet itu hingga ia memukuli binatang yang malang itu. Pemilik monyet itu malu bukan kepalang. Hari berikutnya ia ingin menebus kekalahannya. Kali ini ia melatih monyetnya mengangguk-angguk.
Bahkan ia mengancam akan menghukum berat monyetnya bila sampai bisa dipancing penonton mengangguk-angguk terutama oleh Abu Nawas. Tak peduli apapun pertanyaan yang diajukan.
Saat-saat yang dinantikan tiba. Kini para penonton yang ingin mencoba, harus sanggup membuat monyet itu menggeleng-gelengkan kepala. Maka seperti hari sebelumnya, banyak para penonton tidak sanggup memaksa monyet itu menggeleng-gelengkan kepala. Setelah tidak ada lagi yang ingin mencobanya,
abu nawas maju. la mengulang pertanyaan yang sama.
“Tahukah engkau siapa daku?” Monyet itu mengangguk.
“Apakah engkau tidak takut kepadaku?” Monyet itu tetap mengangguk.
“Apakah engkau tidak takut kepada tuanmu?” pancing abu nawas. Monyet itu tetap mengangguk karena binatang itu lebih takut terhadap ancaman tuannya daripada abu nawas.
Akhirnya abu nawas mengeluarkan bungkusan kecil berisi balsam panas. “Tahukah engkau apa guna balsam ini?” Monyet itu tetap mengangguk.
“Baiklah, bolehkah kugosokselangkangmu dengan balsam?” Monyet itu mengangguk.
Lalu abu nawas menggosok selangkang binatang itu. Tentu saja monyet itu merasa agak kepanasan dan mulai-panik.
Kemudian abu nawas mengeluarkan bungkusan yang cukup besar. Bungkusan itu juga berisi balsam.
“Maukah engkau bila balsam ini kuhabiskan untuk menggosok selangkangmu?”
Abu Nawas mulai mengancam. Monyet itu mulai ketakutan. Dan rupanya ia lupa ancaman tuannya sehingga ia terpaksa menggeleng-gelengkan kepala sambil mundur beberapa langkah.
Abu Nawas dengan kecerdikan dan akalnya yang licin mampu memenangkan sayembara meruntuhkan kegigihan monyet yang dianggap cerdik.
Ah, jangankan seekor monyet, manusia paling pandai saja bisa dikecoh abu nawas!
“Ada kerumunan apa di sana?” tanya abu nawas.
“Pertunjukkan keliling yang melibatkan monyet ajaib.”
“Apa maksudmu dengan monyet ajaib?” kata abu nawas ingin tahu.
“Monyet yang bisa mengerti bahasa manusia, dan yang lebih menakjubkan adalah monyet itu hanya mau tunduk kepada pemiliknya saja.” kata kawan abu nawas menambahkan.
Abu Nawas makin tertarik. la tidak tahan untuk menyaksikan kecerdikan dan keajaiban binatang raksasa itu.
Kini abu nawas sudah berada di tengah kerumunan para penonton. Karena begitu banyak penonton yang menyaksikan pertunjukkan itu, sang pemilik monyet dengan bangga menawarkan hadiah yang cukup besar bagi siapa saja yang sanggup membuat monyet itu mengangguk-angguk.
Tidak heran bila banyak diantara para penonton mencoba maju satu persatu. Mereka berupaya dengan beragam cara untuk membuat monyet itu mengangguk-angguk, tetapi sia-sia. Monyet itu tetap menggeleng-gelengkan kepala.
Melihat kegigihan monyet itu abu nawas semakin penasaran. Hingga ia maju untuk mencoba. Setelah berhadapan dengan binatang itu abu nawas bertanya, “Tahukah engkau siapa aku?” Monyet itu menggeleng.
“Apakah engkau tidak takut kepadaku?” tanya abu nawas lagi. Namun monyet itu tetap menggeleng.
“Apakah engkau takut kepada tuanmu?” tanya abu nawas memancing. Monyet itu mulai ragu.
“Bila engkau tetap diam maka akan aku laporkan kepada tuanmu.” lanjut abu nawas mulai mengancam. Akhirnya monyet itu terpaksa mengangguk-angguk.
Atas keberhasilan abu nawas membuat monyet itu mengangguk-angguk maka ia mendapat hadiah berupa uang yang banyak. Bukan main marah pemilik monyet itu hingga ia memukuli binatang yang malang itu. Pemilik monyet itu malu bukan kepalang. Hari berikutnya ia ingin menebus kekalahannya. Kali ini ia melatih monyetnya mengangguk-angguk.
Bahkan ia mengancam akan menghukum berat monyetnya bila sampai bisa dipancing penonton mengangguk-angguk terutama oleh Abu Nawas. Tak peduli apapun pertanyaan yang diajukan.
Saat-saat yang dinantikan tiba. Kini para penonton yang ingin mencoba, harus sanggup membuat monyet itu menggeleng-gelengkan kepala. Maka seperti hari sebelumnya, banyak para penonton tidak sanggup memaksa monyet itu menggeleng-gelengkan kepala. Setelah tidak ada lagi yang ingin mencobanya,
abu nawas maju. la mengulang pertanyaan yang sama.
“Tahukah engkau siapa daku?” Monyet itu mengangguk.
“Apakah engkau tidak takut kepadaku?” Monyet itu tetap mengangguk.
“Apakah engkau tidak takut kepada tuanmu?” pancing abu nawas. Monyet itu tetap mengangguk karena binatang itu lebih takut terhadap ancaman tuannya daripada abu nawas.
Akhirnya abu nawas mengeluarkan bungkusan kecil berisi balsam panas. “Tahukah engkau apa guna balsam ini?” Monyet itu tetap mengangguk.
“Baiklah, bolehkah kugosokselangkangmu dengan balsam?” Monyet itu mengangguk.
Lalu abu nawas menggosok selangkang binatang itu. Tentu saja monyet itu merasa agak kepanasan dan mulai-panik.
Kemudian abu nawas mengeluarkan bungkusan yang cukup besar. Bungkusan itu juga berisi balsam.
“Maukah engkau bila balsam ini kuhabiskan untuk menggosok selangkangmu?”
Abu Nawas mulai mengancam. Monyet itu mulai ketakutan. Dan rupanya ia lupa ancaman tuannya sehingga ia terpaksa menggeleng-gelengkan kepala sambil mundur beberapa langkah.
Abu Nawas dengan kecerdikan dan akalnya yang licin mampu memenangkan sayembara meruntuhkan kegigihan monyet yang dianggap cerdik.
Ah, jangankan seekor monyet, manusia paling pandai saja bisa dikecoh abu nawas!
Sumber: http://wakakak.net/cerita-lucu-abu-nawas/
Tuesday, February 14, 2012
Gambar dengan makna yang sebenarnya !!!
Drakula Amatir Salah Gigit.
Konon Ada sebuah kerajaan yang dinamakan kerajaan drakula, dan sudah pasti penduduknya drakula semua. Pada suatu hari ada seorang drakula belum pernah sama sekali menghisap darah manusia, dan dia dipanggil oleh sang raja drakula untuk menghadap.
Raja Drakula : “Hei..kau Belum pernah menghisap darah manusia dan sekarang kau harus belajar menghisap darah manusia.”
Si drakula Amatir bilang : “Baik Raja malam ini saya akan menghisap darah manusia”
Raja Drakula : “Baguss!!!! Cepat kamu laksanakan…”
Malampun tiba Si drakula amatir itu pergi mencari korbannya dan akhirnya dia berhasil menghisap darah manusia.
Setelah itu dia menghadap sang raja drakula..
Raja drakula : “Bagaimana??, kamu sudah berhasil menghisapnya?? dan bagaimana rasanya ?”
Drakula Amatir : “Saya sudah berhasil Raja!!! Tapi rasa darahnya Aseem…!!!”
Raja Drakula : “Masa Asem? Emang siapa orang yang kamu hisap???”
Drakula Amatir : “Orangnya Laki-laki,kulitnya Hitam,jelek lagi..!!”
Raja Drakula : “Setahu saya Darah manusia semua sama, mau laki-laki atau perempuan, Cakep atau jelek semua sama..”
Drakula Amatir : “Sumpah Raja!!! Rasa Darahnya Asem…”
Raja Drakula : “Ok Klo gitu saya kasih kesempatan lagi, kamu cari lagi tapi coba kamu cari Cewek yang cantik,putih bersih.”
Drakula Amatir : “Baik Raja Nanti Malam Saya mencari darah lagi”
Setelah malam tiba drakula Amatir berangkat dan berhasil menghisap darah cewek yang cantik. Dan setelah itu dia kembali menghadap raja..
Raja Drakula : “Bagaimana?? Sudah Dapat menghisap darah Cewek cantik?? bagaimana rasanya?”
Drakula Amatir : “Sudah Raja!!! Cewek Cantik, Tubuh Putih Bersih!!!tapi Rasanya masih Asem!!!!”
Raja Drakula : “Saya tidak percaya! Masa Masih Asem!!!!Pasti ada yang salah!!! Cewek yang kamu hisap mayatnya masih ada gak??”
Drakula Amatir : “Masih ada raja!!! Masih terkapar dijalan”
Raja Drakula : “Baik, saya mau lihat mayatnya.”
Akhirnya Raja Drakula dan Drakula Amatir Berangkat melihat Mayat si Cewek tadi. Dan setelah sampai Raja drakula langsung melihat. Dan Raja Drakula langsung memukul kepala si Drakula amatir. Plakkkk!!!!!
Raja Drakula : “Goblokkkk!!! Hisap darah manusia itu Di leher, Bukan Di ketek!!!!”
Drakula Remaja : “?????#####!!!!!”
Raja Drakula : “Hei..kau Belum pernah menghisap darah manusia dan sekarang kau harus belajar menghisap darah manusia.”
Si drakula Amatir bilang : “Baik Raja malam ini saya akan menghisap darah manusia”
Raja Drakula : “Baguss!!!! Cepat kamu laksanakan…”
Malampun tiba Si drakula amatir itu pergi mencari korbannya dan akhirnya dia berhasil menghisap darah manusia.
Setelah itu dia menghadap sang raja drakula..
Raja drakula : “Bagaimana??, kamu sudah berhasil menghisapnya?? dan bagaimana rasanya ?”
Drakula Amatir : “Saya sudah berhasil Raja!!! Tapi rasa darahnya Aseem…!!!”
Raja Drakula : “Masa Asem? Emang siapa orang yang kamu hisap???”
Drakula Amatir : “Orangnya Laki-laki,kulitnya Hitam,jelek lagi..!!”
Raja Drakula : “Setahu saya Darah manusia semua sama, mau laki-laki atau perempuan, Cakep atau jelek semua sama..”
Drakula Amatir : “Sumpah Raja!!! Rasa Darahnya Asem…”
Raja Drakula : “Ok Klo gitu saya kasih kesempatan lagi, kamu cari lagi tapi coba kamu cari Cewek yang cantik,putih bersih.”
Drakula Amatir : “Baik Raja Nanti Malam Saya mencari darah lagi”
Setelah malam tiba drakula Amatir berangkat dan berhasil menghisap darah cewek yang cantik. Dan setelah itu dia kembali menghadap raja..
Raja Drakula : “Bagaimana?? Sudah Dapat menghisap darah Cewek cantik?? bagaimana rasanya?”
Drakula Amatir : “Sudah Raja!!! Cewek Cantik, Tubuh Putih Bersih!!!tapi Rasanya masih Asem!!!!”
Raja Drakula : “Saya tidak percaya! Masa Masih Asem!!!!Pasti ada yang salah!!! Cewek yang kamu hisap mayatnya masih ada gak??”
Drakula Amatir : “Masih ada raja!!! Masih terkapar dijalan”
Raja Drakula : “Baik, saya mau lihat mayatnya.”
Akhirnya Raja Drakula dan Drakula Amatir Berangkat melihat Mayat si Cewek tadi. Dan setelah sampai Raja drakula langsung melihat. Dan Raja Drakula langsung memukul kepala si Drakula amatir. Plakkkk!!!!!
Raja Drakula : “Goblokkkk!!! Hisap darah manusia itu Di leher, Bukan Di ketek!!!!”
Drakula Remaja : “?????#####!!!!!”
Cerita Lucu dan Kocak
Ada dua orang karyawan di sebuah perusahaan, namanya Fajar dan Nophe.
Dua orang ini sering jalan bareng ketika pulang kerja.
Untuk menghilangkan rasa takut ketika melintasi daerah angker, kemudian mereka main tebak-tebakan.
Fajar : "Kenapa Ikan Di Laut Tidak Pernah Habis Yah? "
Nophe : "Memang ikan kalau punya anak banyak"
Fajar : "Salah..."
Nophe : "Karena ikan menganut aliran seks bebas"
Fajar : "Wakakakaa... bukan itu jawabannya"
Nophe : "Kalau bukan itu, apa jawabannya ?"
Fajar : "Karena di laut gak ada kucing"
=======================================================
Dalam suatu kereta seorang pemuda bertanya pada seorang bapak di sampingnya, “Jam berapa sekarang Pak?” Sungguh di luar dugaan, si bapak diam saja, menoleh pun tidak. Mengira sang bapak tidak mendengar, si pemuda mengulanginya sampai 3 kali, namun si Bapak diam bergeming.
Merasa kesal, si pemuda akhirnya mencolek si bapak dan berkata “Saya heran mengapa bapak tidak menjawab pertanyaan saya? apa sih susahnya?” katanya sambil melengos. Belum habis dia melengos, si bapak mulai berbicara “Bukannya saya nggak mau menjawab, tapi nanti kalau saya jawab, kita pasti ngomong2 soal ini, soal itu, terus nanti kita jadi akrab”
Si pemuda melongo mendengar ceramah si bapak, “Lalu apa salahnya kalau kita akrab ?” Si bapak menjawab, “Nanti anak gadis dan istri saya akan menjemput saya di Gambir, kalau kita sudah akrab, nanti kita akan turun sama2, terus saya pasti memperkenalkan mereka sama kamu. Nah, istri saya tuh orangnya baik sekali sama semua orang, nanti dia pasti menawarkan kamu mampir ke rumah, nanti kamu mandi di rumah saya, terus makan di rumah saya, kemudian kamu lama2 bisa akrab dengan anak gadis saya dan kamu bisa jadi pacar anak saya dan lama2 kamu bisa jadi menantu saya.”
Sang pemuda yang tadi sudah bingung sekarang makin bingung, lantas dia bertanya “Terus apa hubungannya dengan pertanyaan saya yang pertama?”
Sambil berdiri dengan lantang bapak tersebut menjawab “Masalahnya anak muda, SAYA TIDAK MAU PUNYA MENANTU SEPERTI KAMU, JAM TANGAN AJA NGGAK PUNYA, BAGAIMANA MAU MEMBAHAGIAKAN ANAK SAYA ?”
=========================================================
Seorang jendral Militer mengundang para wartawan guna memberi arahan apa yang boleh diberitakan dan apa yang tidak boleh diberitakan.
"Berita Suksesi tidak boleh ditulis, Presiden tidak suka. Pemogokan buruh, jangan ditulis, nanti terjadi konflik. Berita korupsi tidak boleh dipolitisir, wibawa pemerintah rusak. Monopoli tidak boleh menyebut keluarga Presiden, itu tidak etis. Politik tidak boleh memihak rakyat, nanti resah. Kenaikan harga tidak boleh dijadikan berita utama, rakyat nanti marah. Berita ini tidak boleh.... Berita ini tidak boleh....dan seterusnya."
Seorang wartawan muda yang tidak sabar lalu menyela, "kalau begitu Jendral, apa yang boleh kami beritakan?"
Si Jendral menjawab dengan tenang, " kalian beritakan yang barusan saya ucapkan!"
========================================================
Dalam suatu seleksi masuk tentara, Pace yang merupakan laki-laki asal Papua gagal masuk TNI karena tidak lolos tes kesehatan karena giginya ompong.
Dia merasa tidak terima sehingga dia mengajukan keberatan kepada panitia seleksi TNI.
Pace: “Pak, kenapa saya gagal di tes kesehatan, apa karena gigi saya bolong? Sebenarnya kita berperang ini baku tembak pake senjata atau gigit-gigitan sih pak?”
Panitia Seleksi: !#$%^&*??!
========================================================
Dua orang ini sering jalan bareng ketika pulang kerja.
Untuk menghilangkan rasa takut ketika melintasi daerah angker, kemudian mereka main tebak-tebakan.
Fajar : "Kenapa Ikan Di Laut Tidak Pernah Habis Yah? "
Nophe : "Memang ikan kalau punya anak banyak"
Fajar : "Salah..."
Nophe : "Karena ikan menganut aliran seks bebas"
Fajar : "Wakakakaa... bukan itu jawabannya"
Nophe : "Kalau bukan itu, apa jawabannya ?"
Fajar : "Karena di laut gak ada kucing"
=======================================================
Dalam suatu kereta seorang pemuda bertanya pada seorang bapak di sampingnya, “Jam berapa sekarang Pak?” Sungguh di luar dugaan, si bapak diam saja, menoleh pun tidak. Mengira sang bapak tidak mendengar, si pemuda mengulanginya sampai 3 kali, namun si Bapak diam bergeming.
Merasa kesal, si pemuda akhirnya mencolek si bapak dan berkata “Saya heran mengapa bapak tidak menjawab pertanyaan saya? apa sih susahnya?” katanya sambil melengos. Belum habis dia melengos, si bapak mulai berbicara “Bukannya saya nggak mau menjawab, tapi nanti kalau saya jawab, kita pasti ngomong2 soal ini, soal itu, terus nanti kita jadi akrab”
Si pemuda melongo mendengar ceramah si bapak, “Lalu apa salahnya kalau kita akrab ?” Si bapak menjawab, “Nanti anak gadis dan istri saya akan menjemput saya di Gambir, kalau kita sudah akrab, nanti kita akan turun sama2, terus saya pasti memperkenalkan mereka sama kamu. Nah, istri saya tuh orangnya baik sekali sama semua orang, nanti dia pasti menawarkan kamu mampir ke rumah, nanti kamu mandi di rumah saya, terus makan di rumah saya, kemudian kamu lama2 bisa akrab dengan anak gadis saya dan kamu bisa jadi pacar anak saya dan lama2 kamu bisa jadi menantu saya.”
Sang pemuda yang tadi sudah bingung sekarang makin bingung, lantas dia bertanya “Terus apa hubungannya dengan pertanyaan saya yang pertama?”
Sambil berdiri dengan lantang bapak tersebut menjawab “Masalahnya anak muda, SAYA TIDAK MAU PUNYA MENANTU SEPERTI KAMU, JAM TANGAN AJA NGGAK PUNYA, BAGAIMANA MAU MEMBAHAGIAKAN ANAK SAYA ?”
=========================================================
Seorang jendral Militer mengundang para wartawan guna memberi arahan apa yang boleh diberitakan dan apa yang tidak boleh diberitakan.
"Berita Suksesi tidak boleh ditulis, Presiden tidak suka. Pemogokan buruh, jangan ditulis, nanti terjadi konflik. Berita korupsi tidak boleh dipolitisir, wibawa pemerintah rusak. Monopoli tidak boleh menyebut keluarga Presiden, itu tidak etis. Politik tidak boleh memihak rakyat, nanti resah. Kenaikan harga tidak boleh dijadikan berita utama, rakyat nanti marah. Berita ini tidak boleh.... Berita ini tidak boleh....dan seterusnya."
Seorang wartawan muda yang tidak sabar lalu menyela, "kalau begitu Jendral, apa yang boleh kami beritakan?"
Si Jendral menjawab dengan tenang, " kalian beritakan yang barusan saya ucapkan!"
========================================================
Dalam suatu seleksi masuk tentara, Pace yang merupakan laki-laki asal Papua gagal masuk TNI karena tidak lolos tes kesehatan karena giginya ompong.
Dia merasa tidak terima sehingga dia mengajukan keberatan kepada panitia seleksi TNI.
Pace: “Pak, kenapa saya gagal di tes kesehatan, apa karena gigi saya bolong? Sebenarnya kita berperang ini baku tembak pake senjata atau gigit-gigitan sih pak?”
Panitia Seleksi: !#$%^&*??!
========================================================

























